Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

DASAR HUKUM DAN PANDUAN 
PELAKSANAAN ORGANISASI



Arti Sebuah Visi Bagi Karyawan

Setiap pemimpin organisasi membutuhkan visi dan misi yang menjadi pedoman bagi setiap anggotanya. Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan-tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi:

  1. Berorientasi ke depan
  2. Jelas, tegas dan lugas
  3. Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
  4. Mengekspresikan kreatifitas
  5. Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung nilai
  6. Terfokus dan terarah,
  7. Menantang, masuk akal dan dapat memotivasi.


Impian atau visi juga bisa diartikan sebagai pandangan terhadap kehidupan di masa depan yang sesuai dengan harapan bila kebutuhan saat ini telah terpenuhi. Arti sebuah visi adalah keberadaan saat ini, ke mana akan menuju, bagaimana akan ke sana dan apa yang dilakukan setelah di sana. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan.

Lalu siapakah yang dimaksud dengan pemimpin itu? Apakah hanya sebatas orang yang mendapatkan kedudukan dan hak memberikan perintah? Ternyata agama mengatakan bahwa kita semua umat manusia ini adalah Imam/Pemimpin, baik itu di lingkungan kerja, masyarakat maupun keluarga, minimal kita adalah pemimpin diri kita. Oleh karena itu sikap dan sifat kepemimpinan hendaknya harus dimiliki oleh setiap manusia khususnya karyawan PT Krakatau Steel.

Sebab maju mundurnya atau hidup matinya suatu organisasi baik itu dalam lingkup kecil maupun besar (perusahaan) sangat tergantung pada pola sifat dan sikap sang karyawan. Karena sangat mustahil dan mubazir kita mempergunakan metoda, teknologi dan ilmu manajemen yang modern dan terbaru apabila tidak didukung oleh sifat dan sikap kepemimpinan karyawan.

Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keberanian untuk bermimpi (visi) serta mempunyai kemampuan untuk mengatur dan mempunyai kekuatan untuk melakukan suatu tindakan bila diperlukan. Secara sederhana pemimpin adalah seseorang yang mengetahui tujuan mereka, kemudian berani berjalan ke arah tujuan tersebut.

Kepemimpinan yang tidak mempunyai visi jelas akan mengakibatkan hilangnya pencapaian cita-cita oleh karena itu pemimpin haruslah mempunyai kombinasi yang baik dalam mengelola antara visi yang jelas, doa yang tulus serta keyakinan yang mantap. Kepemimpinan adalah: mengetahui apa tindakan berikutnya, mengetahui mengapa tindakan itu penting, dan mengetahui mempergunakan sumber yang ada.

Tanda dari seorang pemimpin yang hebat adalah dalam kemampuannya menangkap visi, mengeluarkan pikirannya dan membuat orang mengerti akan maksudnya, karena visi memerlukan aksi, maka penting bagi dia untuk bisa dimengerti oleh orang banyak. Empat langkah mengembangkan operasi kerja pemimpin:

  1. Tujuan dan strategi, baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.
  2. Organisasi, ini menyangkut manusia danstrukturnya.
  3. Penerapan, pelaksanaan rencana dari hari ke hari.
  4. Ketekunan, berguna untuk mempertahankan kekuatan yang ada.

Teknik membuat visi, John Haggai dalam bukunya Lead On teknik membuat visi dan misi diuraikan dalam istilah ”SMART”.

  • Spesific (Jelas). Setiap tujuan harus merupakan suatu langkah yang jelas, bukannya suatu keinginan yang samar-samar.
  • Measurable (Dapat diukur). Bila anda bisa mengukur tujuan anda, maka anda akan bisa mengontrolnya.
  • Attainable (Dapat dicapai). Tujuan yang ditetapkan harus bisa dicapai, bukan sebaliknya.
  • Realistic (Bersifat nyata). Tentukan tujuan yang dapat dicapai sesuai dengan kenyataan yang ada dari sumber-sumber yang tersedia
  • Tangible (Berwujud). Membuat tujuan yang nyata adalah satu-satunya cara yang realistik untuk mencapai tujuan yang tidak tampak.

Kita tidak bisa mengukur kepentingan dan keuntungan dari penentuan tujuan. Tanpa tujuan, visi dan impian hanya menjadi harapan kosong. Banyak manfaat dari penentuan tujuan, antara lain membuat keputusan menjadi lebih mudah, kesehatan mental dan fisik akan lebih baik, membangun sikap positif dalam hidup membantu menghilangkan stres, kebingungan dan ketakutan. Mereka yang membuat tujuan akan mendapat rasa hormat dari orang lain. Hal tersebut akan memberi kepuasan dan kekuatan yang membedakan seorang pemimpin biasa dan yang luar biasa.

Target adalah serangkaian langkah yang spesifik dan terukur dalam rangka mencapai visi, oleh karena itu penentuan target akan membantu untuk senantiasa mempertajam visi. Pada kenyataan hanya sedikit orang yang mempunyai target dalam hidupnya, hanya 3% orang yang mempunyai tujuan dan menuliskannya; 10% orang yang mempunyai tujuan tetapi diangan-angan saja; dan 87% orang yang tanpa tujuan hanya mengikuti arus kehidupan saja.

Keuntungan menentukan target adalah menyederhanakan proses pembuatan keputusan; Meningkatkan kesehatan mental dan fisik; Memberi inspirasi yang mendukungnya; Dapat mengukur dan mengontrol aktivitas; Dapat memotivasi dan menimbulkan kegigihan.

Teknik membuat target:

  • Buatlah daftar apa yang diinginkan untuk dicapai dalam 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun bahkan sampai dalam 1 bulan.
  • Prioritaskan tujuan dan jadwalkan pencapaiannya.
  • Buatlah daftar kerja dan kebutuhan dalam mencapai tujuan itu.
  • Kembangkan kualitas kepribadian menjadi lebih positif.
  • Daftar orang dan bantuan yang diperlukan dalam mencapai tujuan.
  • Bulatkan tekad dari kritik, kendala dalam mencapai rencana.
  • Visualisasikan/bayangkan diri dari anda telah memperoleh tujuan itu.

Mulailah saat ini juga.

Anggaran Dasar Sebagai Dasar Hukum bagi Organisasi SKKS

Anggaran Dasar berfungsi sebagai DASAR pengambilan sumber keputusan/hukum dalam konteks tertentu dalam organisasi. Secara normatif, Anggaran Dasar terdiri atas 11 bab, mulai dari ketentuan nama dan tempat hingga penutup.

Konsep Anggaran Dasar bersama Anggaran Rumah Tangga SKKS disusun mendahului proses berdirinya organisasi SKKS dan disyahkan pada saat yang bersamaan dengan pendirian SKKS pada tahun 1999. Anggaran Dasar yang berlaku sekarang merupakan revisi hasil Rapat Umum Tingkat Pusat SKKS Tahun 2009. AD Revisi 2009 terdiriatas 14 Bab, yaitu:

Bab I : Nama, Bentuk, Sifat, dan Kedudukan
Bab II : Azas dan Fungsi
Bab III : Tujuan dan peran
Bab IV : Bendera, Lambang, dan Lagu
Bab V : Kedaulatan Organisasi
Bab VI : Keanggotaan
Bab VII : Susunan Organisasi
Bab VIII : Tugas dan Wewenang Organisasi
Bab IX : Rapat Umum, Rapat Kerja, dan Rapat Umum Luar Biasa Tingkat Pusat dan Unit
Bab X : Keuangan
Bab XI : Pembubaran Organisasi
Bab XII : Pengesahan Anggaran Dasar
Bab XIII : Ketentuan Peralihan
Bab XIV : Penutup

Anggaran Rumah Tangga sebagai PanduanPelaksanaan Anggaran Dasar SKKS

Anggaran Rumah Tangga adalah rincian pelaksanaan Anggaran Dasar. Anggaran Rumah Tangga yang berlaku sekarang merupakan revisi hasil Rapat Umum Tingkat Pusat SKKS Tahun 2009. AD Revisi 2009 terdiri atas 11 Bab, yaitu

Bab I : Keanggotaan
Bab II : Pemilihan Pengurus
Bab III : Susunan Pengurus SKKS Tingkat Pusat
Bab IV : Bendera, Lambang, dan Lagu
Bab V : Pembentukan Pengurus SKKS Tingkat Unit
Bab VI : Sahnya Rapat Umum Tingkat Pusat danSahnya RapatUmum Tingkat Unit
Bab VII : Kelengkapan Pengurus dan Sekretariat
Bab VIII : Pemberhentian dari Kepengurusan dan Tindakan Disiplin
Bab IX : Keuangan Pelaksanaan Pertimbangan Organisasi
Bab X : Ketentuan Peralihan
Bab XI : Ketentuan Penutup
Oldest